Arab Saudi Saring Permintaan 160 Negara untuk Pemilihan Jemaah Haji

gomuslim.co.id – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah menyaring permintaan sejumlah pihak dari 160 kebangsaan terkait pemilihan personal yang akan melakukan ibadah haji tahun ini melalui sistem elektronik.

Dilansir dari publikasi Arab News, Senin (13/7/2020), permintaan itu disortir sesuai dengan standar tinggi yang akan memastikan keselamatan dan kesehatan para peziarah. Batas waktu untuk semua aplikasi adalah 10 Juli dan kriteria utama untuk seleksi adalah kesehatan yang baik.

Sedangkan dari para peziarah yang akan menerima persetujuan, 70 persen adalah non-Saudi yang tinggal di Kerajaan dan 30 persen sisanya adalah warga negara Saudi.

 

Baca juga:

Pendaftaran Haji 2020 untuk Ekspatriat Berakhir

 

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa siapa pun yang ditemukan memasuki situs haji (Mina, Muzdalifah dan Arafat) tanpa izin dari Dhul Qadah 28 sampai akhir Dhu Al-Hijjah 12 akan dikeluarkan dengan denda SR10.000. Denda akan berlipat ganda jika pelanggaran diulang.

Ia menambahkan personel keamanan akan ditempatkan di jalan menuju ke situs suci untuk memastikan bahwa siapa pun yang melanggar hukum akan dihentikan dan didenda. (mga/ArabNews)

 

Baca juga:

Jelang Idul Adha, Saudi Perbaiki Jalur Pejalan Kaki Hingga Kerahkan Dokter Hewan


Back to Top