Kemlu Apresiasi Langkah LAZISNU Bebaskan Ety dari Hukuman Mati

gomuslim.co.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia melalui Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) mengapresiasi gerak cepat NU Care-LAZISNU yang telah berinisiatif menggalang dana untuk pembebasan Ety binti Toyyib dari hukuman mati di Arab Saudi.

Hal itu disampaikan Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu Judha Nugraha saat mengunjungi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jl Kramat Raya no 164, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2020).

 

Baca juga:

Tangani COVID-19, Australia Beri Bantuan Rp 22 Miliar ke NU dan Muhammadiyah

 

Kehadirannya disambut langsung Sekretaris Jendral PBNU H Helmy Faisal Zaini, dan Ketua NU Care-LAZISNU PBNU H Achmad Sudrajat.

Kemlu Judha Nugraha mengatakan, terbebasnya salah seorang WNI dari hukuman mati di luar negeri menunjukkan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat atau dalam hal ini Nahdlatul Ulama. Menurut dia, perlindungan terhadap masyarakat Indonesia di luar negeri bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi semua komponen harus bersatu padu. 

“Dalam hal ini kita melindungi Ety binti Toyyib, itu menunjukan kerja sama yang baik sekali,” katanya.

 

Baca juga:

Sejumlah Kiai NU Rumuskan Sikap Pesantren Hadapi COVID-19

 

Ia menceritakan bagaimana perjalanan dan proses pembebasan Ety dari hukuman mati pemerintah Arab Saudi. Kasus itu bermula pada tahun 2001, dimana Ety dituduh penyebab meninggalnya majikannya. Merespons tuduhan tersebut, Kemlu langsung memberikan pendampingan hukum bersama Kedutaan Besar RI (KBRI) Riyadh dan kementerian lain. 

“Kemudian juga dari PBNU dan Pemda Jabar, kita bersatu padu untuk membebaskan Ety dari hukuman mati. Ini pelajaran kita semua, pentingnya bangsa Indonesia mematuhi hukum setempat, seluruh negara harus paham peraturan negara setempat,” tuturnya. (Mr/NUOnline)


Back to Top