Prioritaskan Jamaah Lokal, Malaysia Belum Izinkan Orang Asing Salat di Masjid

gomuslim.co.id – Menteri Agama Malaysia, Datuk Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri mengatakan pihaknya akan selalu memprioritaskan penduduk setempat untuk melakukan salat berjamaah dan Jumat di masjid dan surau.

Pemerintah, kata dia, masih harus mempertimbangkan berbagai hal sebelum memutuskan untuk mengizinkan orang asing untuk bergabung dalam salat berjamaah di tempat-tempat ini.

“Setiap laporan dan data akan dipelajari. Kami akan memperbaiki segala kekurangan dan ini akan memakan waktu, mungkin satu atau dua bulan. Begitu situasinya lebih stabil, kami akan mengizinkan mereka untuk melakukan salat (di masjid)," ujar Zulkifli seperti dilansir dari publikasi Bernama, Rabu (8/7/2020).

Ia menjelaskan, pemerintah telah mengizinkan penduduk setempat untuk melakukan salat berjamaah dan Jumat di masjid-masjid dan surau dalam skala yang lebih besar dengan memaksimalkan ruang sambil tetap menjaga jarak sosial.

“Langkah selanjutnya adalah menghidupkan kembali surau di mana salat Jumat dapat dilakukan. Sesuai dengan fatwa, kami mengizinkan surau biasa untuk melakukan salat Jumat dengan syarat bahwa mereka mendapatkan izin dari Departemen Agama Islam Wilayah Federal (JAWI) dan kantor mufti sehingga mereka dapat dipantau sebaik mungkin,” paparnya.

 

Baca juga:

Malaysia Mulai Izinkan Salat Jamaah dan Kelas Agama di Masjid

 

Selain itu ia mengungkapkan bahwa Malaysia sendiri telah menggelontorkan dana hampir RM 200 juta bagi seluruh lapisan masyarakat yang terkena dampak pandemi COVID-19.

“Ini berarti bahwa ketika kami mengumumkan bahwa dana sumbangan terbuka untuk semua orang, dana itu terbuka untuk siapa saja yang memenuhi syarat. Muslim, non-Muslim, Orang Asli, sekolah yang menghadapi kesulitan, serta nelayan,” paparnya.

Selanjutnya, Zulkifli menambahkan bahwa yang penting adalah bantuan mencapai kelompok sasaran. Sebanyak 20 orang, termasuk 10 orang non-Muslim, menerima bantuan selama program hari ini.

Acara ini diselenggarakan oleh divisi layanan Yayasan Rahwah Islamiah Malaysia (YADIM) Al Rahmah bekerja sama dengan Departemen Perdana Menteri, Departemen Pembangunan Islam Malaysia (Jakim) dan Masjid Al Khasyi'in sebagai tuan rumah. (mga/Bernama)

 

Baca juga:

Sabah Mulai Izinkan Salat Jumat dan Wajib Jamaah di Masjid


Back to Top