Pesantren dan Diniyah Bakal Terima Anggaran Tambahan Penanganan COVID-19 Rp 2,6 Triliun

gomuslim.co.id – Pondok Pesantren dan Lembaga Keagamaan Islam (Diniyah) akan mendapatkan penambahan anggaran untuk penanganan dampak COVID-19 sebesar Rp 2,6 Triliun dari Kementerian Agama (Kemenag) setelah Komisi VIII DPR RI menyetujui usulan Kemenag. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto saat melaksanakan rapat kerja bersama dengan Kemenag di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2020) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Yandri mengatakan bahwa pihaknya memahami penjelasan Menteri Agama (Menag) mengenai refocusing anggaran madrasah dan pesantren dalam menanggulangi dampak COVID-19.

“Dan mendukung usulan penambahan anggaran penanganan dampak COVID-19 di pondok pesantren dan lembaga keagamaan Islam pada APBN tahun 2020 senilai 2,6 triliun,” ujar Yandri. 

Dalam rapat tersebut pula, Menag Fachrul Razi memaparkan, anggaran senilai Rp.2,6 triliun tersebut akan diperuntukkan bagi empat hal. "Pertama, untuk bantuan operasional kepada 21.173 pondok pesantren," ungkap Menag.

Kedua, bantuan operasional kepada 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Ketiga, bantuan operasional kepada 112.008 Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ). Terakhir, bantuan pembelajaran online kepada 14.906 pondok pesantren.

 

Baca juga:

Menag: Belasan Ribu Madrasah belum Miliki Jaringan Listrik dan Internet 

 

Selain itu Menag mengungkapkan, Kementerian Agama tidak hanya memberikan bantuan penanggulangan COVID-19 bagi pesantren dan lembaga keagamaan Islam saja. "Bantuan diberikan secara seimbang. Kita sudah hitung tidak hanya untuk pesantren saja, tapi juga untuk pendidikan agama lain," tegasnya.

"Makanya, awalnya 2,3T usulannya menjadi 2,6T. termasuk ada bantuan untuk taman seminari, SMA Katolik, tempat peribadahan keuskupan," paparnya. 

Menag menyampaikan, dalam penyaluran anggaran, Kementerian Agama juga melaksanakan hal yang sepantasnya dilakukan bagi seluruh lembaga keagamaan. "Kami hanya ingin menunjukan bahwa itu sudah dilakukan sepantasnya. Bantuan untuk katolik sudah berjalan 6,2M. tahap kedua sudah 3,392M sedang berjalan," pungkas Menag. (mga/Kemenag)

 

Baca juga:

Menag Paparkan 13 Program Penanggulangan Dampak COVID-19 di Madrasah


Back to Top