Malaysia Mulai Izinkan Salat Jamaah dan Kelas Agama di Masjid

gomuslim.co.id –  Pemerintah Malaysia telah mengizinkan kegiatan kuliah, salat Dhuha dan kelas agama diadakan di masjid dan surau mulai pekan ini, terhitung sejak Rabu (1/7/2020) kemarin. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Senior (Cluster Keamanan), Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa semuanya tetap tunduk pada kepatuhan prosedur operasi standar (SOP). Pelaksanannya akan tergantung pada ukuran dan kapasitas masjid atau surau.

"Masjid dan surau juga berwenang untuk mengadakan tazkirah (pembicaraan keagamaan) sebelum salat Jumat, tunduk pada kepatuhan SOP, mulai Jumat ini (3 Juli)," ujarnya dalam konferensi pers perkembangan terbaru tentang perintah kontrol gerakan pemulihan (RMCO) seperti dilansir dari publikasi Malaymail, Kamis (2/7/2020).

Ia menjelaskan, pertemuan komite menteri khusus tentang Implementasi Perintah Kontrol Gerakan (MCO) telah mempelajari proposal Kementerian Pendidikan Tinggi (KPT) tentang pembukaan Lembaga Pembelajaran yang Lebih Tinggi (IPT) dan SOP untuk siswa lokal serta internasional. Dalam pertemuan tersebut telah menyetujui proposal KPT dan kementerian akan mengumumkan rincian SOP serta tanggal pembukaan IPT.

 

Baca juga:

Sabah Mulai Izinkan Salat Jumat dan Wajib Jamaah di Masjid

 

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah akan meluncurkan Kampanye Kesadaran COVID-19 secara nasional. Nantinya, Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin yang akan meresmikan peluncuran tersebut.

Menurutnya, kampanye ini bertujuan mengadopsi praktik new normal dan pengendalian diri untuk penularan COVID-19. Sementara, untuk memberikan kesempatan mengekspresikan kreativitas bagi warga Malaysia yang berada di dalam negeri atau di luar negeri, Kementerian Komunikasi dan Multimedia (KKMM) juga akan menyelenggarakan lomba Desain Logo Kampanye dan Tagline Pelatihan Kesadaran COVID-19.

"Kontes dibuka hari ini dan tanggal penutupannya adalah 10 Juli sebelum jam 12 tengah malam, semua orang Malaysia berhak untuk berpartisipasi," ungkapnya.

Ia menambahkan, pemenang hadiah pertama mendapatkan uang tunai 5.000 Ringgit Malaysia, 3.000 Ringgit Malaysia untuk juara kedua, dan 1.000 Ringgit Malaysia untuk juara ketiga. Hadiah ini akan diberikan oleh Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin. (mga/Malaymail)

 

Baca juga:

Buka Pasca MCO, Umat Islam Malaysia Diminta Intensifkan Ibadah di Masjid


Back to Top