Menlu Arab Saudi dan Palestina Kecam Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat

gomuslim.co.id – Rencana Israel yang akan mencaplok Tepi Barat menuai kecaman dari banyak pihak, tidak terkecuali Negara-Negara Islam. Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menggelar Pertemuan Luar Biasa Menteri Luar Negeri Negara anggota untuk membahas kepentingan masalah Palestina, dinamika dan tantangannya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, mengatakan bahwa Arab Saudi mengutuk niat Israel yang akan mencaplok Tepi Barat. Saudi menganggap langkah tersebut merupakan eskalasi serius yang mengancam peluang untuk melanjutkan kembali proses perdamaian untuk mencapai keamanan.

Dilansir dari publikasi Arab News, Kamis (11/6/2020), Faisal meminta kepada kaum muslimin untuk mengambil sikap yang kompak terhadap Israel. Ia juga menuntut perlunya bertindak dan mengutuk agresi tersebut.

Sikap ini disampaikan setelah satu hari sebelumnya, Majlis Syura Arab Saudi melakukan rapat yang dipimpin Raja Salman, menegaskan kembali posisi Saudi terhadap masalah Palestina, menolak rencana Israel mencaplok sebagian besar Tepi Barat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal OKI, Dr. Yusuf Al-Utsaimin, menegaskan kembali posisi OKI yang menolak pendudukan Israel yang bertujuan mengubah demografis dan hukum di wilayah Palestina. Menurutnya, rencana agresi Israel bertentangan dengan hukum internasional dan Resolusi PBB.

 

Baca juga:

Dukungan untuk Masjidil Aqsa, 200 Lembaga Bersiap Luncurkan Gerakan Virtual

 

Yusuf juga menyatakan dukungan OKI atas keputusan pemerintah Palestina dalam menghadapi tindakan ilegal Israel. Dia mengingatkan bahwa setiap perubahan hukum di wilayah Palestina dapat mengancam solusi untuk kedua negara.

OKI dengan sungguh-sungguh mendukung hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara yang berdaulat. “Kami tetap mendukung Palestina untuk berdaulat penuh sesuai perbatasan tahun 1967, dengan al-Quds sebagai ibukotanya,” kata Yusuf.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad Maliki mengatakan, Israel sedang merencanakan melakukan kejahatan terhadap rakyat Palestina dengan menganeksasi Tepi Barat.

“Israel terus berusaha menduduki tanah Palestina, untuk mengubah komposisi demografis. Kami tidak akan mundur dari inisiatif perdamaian Arab,” kata Riyad Maliki. (jms/arabnews/oki)

 

Baca juga:

Setelah Dua Bulan Tutup, Masjid Al-Aqsa Akhirnya Kembali Buka


Back to Top