Muslim Dunia Protes, Fitur 'Sembah Berhala' Game PUBG Akhirnya Dihapus

gomuslim.co.id - Sejumlah Negara muslim seperti Kuwait dan Arab Saudi memprotes adanya update terbaru game PUBG Mobile yang dirilis pada 02 Juni 2020 kemarin. Pasalnya, update terbaru itu dianggap mengajarkan anak-anak konsep menyembah berhala.

Para netizen menyuarakan di media sosial dengan tagar “Ihdhifou Lo'bat PUBG" atau Uninstall PUBG menjadi trending di seluruh dunia Arab selama lebih dari 24 jam.

Di twitter tagar ini di peringkat keempat di Kuwait dan UEA, kelima di Mesir, keenam di Oman, dan kesembilan di Yordania. Bahkan Negara-negara arab, turki, dan India - di mana game ini memiliki 33 juta pemain aktif telah menggunakan media sosial untuk menyuarakan keprihatinan mereka atas fitur game baru, mendesak pemain Muslim untuk memboikot dan menghapus instalan game ini.

 

Baca juga:

Lewat Game of Sultans, Perempuan Ini Temukan Hidayah Islam

 

Apa sih sebenarnya fitur yang dianggap menyembah berhala itu? PUBG Mobile baru-baru ini mengeluarkan update mode game terbaru bernama Jungle Adventure. Mode tersebut pada dasarnya adalah tambahan untuk peta Sanhok dengan perubahan mekanisme gameplay dan fitur baru.

Beberapa fitur tambahan tersebut antara lain seperti totem alias patung misterius, makanan hutan untuk menghasilkan efek buff, dan balon udara sebagai kendaraan baru.

Nah, khusus untuk totem misterius, fitur itu akan memberi para pemain “berkah” yang berbeda-beda, mulai dari energy drinks, health, helm, dan vest. Untuk mendapatkan “berkah” dari totem misterius, pemain cukup berdoa di sebelahnya. Inilah yang dianggap mengajarkan 'menyembah berhala' oleh para netizen.

Cara ini pun kemudian dikecam oleh sejumlah pemuka agama di Kuwait dan Arab Saudi, menurut laporan Gulf News.

Profesor agama di College of Syariah Kuwait University, Bassam Al Shatti, mengatakan bahwa PUBG telah menampilkan banyak pro dan kontra serta telah melanggar kepercayaan Islam tentang sujud dan rukuk kepada berhala.

“Undian khusus permainan yang menjadikannya hiburan yang disukai jutaan anak-anak dan orang dewasa bukan hanya hiburan, itu berbahaya karena mengajarkan mereka politeisme, jadi mereka lebih suka dan menjadi kecanduan," kata Al Shatti, dikutip dari Gulf News.

Senada dengan Al Shatti, seorang profesor di Sekolah Tinggi Dakwah dan Dasar-dasar Agama di Islamic University Arab Saudi, Aref Bin Mazyad Al Suhaimi, mengatakan bahwa update terbaru PUBG Mobile yang mengandung berhala adalah sesuatu yang dilarang dalam Islam. Meski demikian, dia menekankan bahwa “Islam mempromosikan toleransi” serta “mengizinkan gae yang memiliki minat besar bagi masyarakat, seperti menembak, balapan, berenang, menunggang kuda, dan lain-lain.”

 

Baca juga:

Marvel Kenalkan Karakter Superhero Muslim Baru

 

Kritikan dari pemuka agama itu pun membuat sejumlah pemain PUBG Mobile yang Muslim enggan memainkan mode Jungle Adventure. Beberapa pemain bahkan menunjukkan ketidaksukaan mereka dengan membakar totem dalam permainan.

Tencent sendiri, selaku pengembang PUBG Mobile, telah memberikan tanggapan mereka. Perusahaan mengumumkan bahwa mereka telah menghapus gestur berdoa dalam fitur totem misterius.

“Kami sangat menyesal bahwa beberapa fitur dalam permainan telah menyinggung beberapa pemain kami,” kata Tencent,

Dikutip dari Gulf News. “Kami menghormati nilai-nilai, tradisi dan praktik para pemain kami dan menyesali rasa sakit dan kesedihan yang telah kami sebabkan. Kami telah menghilangkan gerakan itu dan sedang menghapus visual yang relevan.” Ujarnya. (Mr/kumparan)


Back to Top