Dokter Saudi Mantan Pasien COVID-19 Ini Sampaikan Pesan Inspiratif

gomuslim.co.id – Seorang Dokter Saudi bernama Omar Hafiz hanya bisa pasrah menghabiskan waktunya selama berminggu-minggu. Dia diisolasi di sebuah kamar hotel di Jeddah setelah divonis terinfeksi COVID-19. Hafiz lantas membuat sebuah pesan inspiratif bagi orang-orang yang berada dalam masa karantina seperti dirinya.

“Jangan menyerah, kawa. Hari-hari ini akan berlalu dan akan segera menjadi kenangan. Virus akan pergi dan Anda akan tinggal. Saya berharap Anda mendapatkan isolasi yang bahagia," tulis Hafiz dalam pesannya seperti dilansir dari publikasi Arab News, Selasa (2/6/2020).

Pesan yang ia tulis ditandatangani dengan diberi tanda ‘seorang mantan pria yang terisolasi’.

Hafiz sendiri harus menjalani karantina setelah hasil tes yang mengatakan bahwa dirinya terinfeksi COVID-10. Sebelumnya, ia hanya merasakan sakit kepala dan kelelahan, tetapi gejala lainnya berkembang, termasuk suhu tinggi dan batuk.

Selanjutnya, ia didapati telah menularkan virus tersebut kepada ibu dan dua saudara kandungnya yang akhirnya harus turut mendapatkan perawatan di rumah sakit. Ia pun mengirimkan pesan emosional kepada sang ibu ketika berada di dalam masa karantina.

“Saya harap Anda bangga pada saya karena menjadi salah satu dari orang-orang yang telah melayani masyarakat, bersama dengan rekan-rekan saya, mempertaruhkan hidup mereka dan keluarga mereka untuk melayani bangsa mereka,” tulis Hafiz kepada sang ibu.

 

Baca juga:

Sejumlah Warga Saudi Temukan Hobi Baru Selama Karantina COVID-19

Ia mengungkapkan bahwa hal itu adalah cobaan yang panjang dan sulit baginya. Tetapi Hafiz dan keluarganya saat ini sedang menuju pemulihan. Mereka pun telah keluar tiga hari yang lalu dan telah kembali ke rumahnya di lingkungan Al-Marwa. Namun mereka akan tetap terisolasi sampai sepenuhnya pulih, tanpa risiko menularkan penyakit kepada orang lain.

Terlepas dari pengalaman yang sulit, Hafiz mengatakan bahwa dirinya tetap positif dan tidak pernah ragu jika dia dan keluarganya akan memenangkan perjuangan melawan penyakit dan kembali ke kehidupan normal.

Ia masih menganggap pekerjaannya berada di garis depan perang melawan virus sebagai layanan untuk negara. Ia bahkan berencana untuk kembali bekerja segera setelah aman untuk melakukannya. Hafiz dan rekan-rekannya pun akan terus melakukan segala yang mereka bisa untuk melawan virus.

Hafiz juga menyoroti pentingnya langkah-langkah pencegahan yang diperkenalkan oleh Departemen Kesehatan dan otoritas lain untuk melindungi orang dan menyelamatkan hidup. Dia mendesak orang-orang untuk tidak tertekan atau tidak bahagia karena jam malam atau pembatasan lain yang dirancang untuk melindungi masyarakat.

Bagian terburuk dari pekerjaannya selama pandemi, katanya, adalah melihat orang sakit parah di rumah sakit akibat kelalaian mereka sendiri atau kegagalan untuk mematuhi langkah-langkah untuk mencegah penyebaran penyakit.

Banyak dari orang-orang ini menularkan virus kepada orang-orang yang dicintai dan teman-temannya. Mereka menghadapi jalan panjang menuju pemulihan atau, dalam beberapa kasus, perjuangan untuk hidup. (mga/ArabNews)

 

Baca juga:

Begini Cara Warga Saudi Beri Hadiah Lebaran Idul Fitri Saat Pandemi COVID-19


Back to Top