#DampakPembatalanHaji2020

Tertunda Berangkat Haji, 4000 Jemaah Aceh Terkena Dampak

gomuslim.co.id – Pasca keputusan pembatalan pemberangkatan haji 2020 oleh Pemerintah RI, sekitar 4000 calon jemaah haji asal Aceh yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Bipih) akan mengalami dampaknya.

Kabid Penyelengaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh, Samhudi mengatakan, pada 29 Mei lalu, sebanyak 4187 jemaah calon haji (JCH), sebelumnya di tahap pertama, 3.773 jemaah telah melakukan pelunasan Bipih hingga 30 April.

“Pembatalan pemberangkatan memang berdampak kepada mereka calon jemaah haji. Kami belum mengetahui imbas ke belakangnya. Akan tetapi, kami siap menghadapi permasalahan ini. Semua semuanya mengerti,” ungkap Samhudi dalam keterangannya, Selasa (2/6/2020).

 

Baca juga:

PP Muhammadiyah Sebut Pembatalan Haji 2020 oleh Kemenag Keputusan Tepat

 

Sebelumnya, keberangkatan calon jemaah haji tahun 2020 resmi dibatalkan. Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi menyebutkan pembatalan itu dilakukan salah satunya lantaran pandemi virus Corona yang tak kunjung selesai.

"Karena pandemi COVID-19 yang melanda hampir seluruh dunia dapat mengancam keselamatan jemaah. Agama mengajarkan menjaga jiwa adalah hal yang harus diutamakan," kata Menag dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Kemenag.

Fachrul juga menjelaskan soal Bipih yang telah dibayarkan. Dia mengatakan calon jemaah haji bisa berangkat tahun depan.

"Jemaah haji yang telah melunasi biaya-biaya perjalanan haji atau Bipih (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) tahun ini akan menjadi jemaah haji tahun 1442 hijriah atau 2021 mendatang," pungkasnya. (hmz/kemenag/dbs)

 

Baca juga:

Resmi, Pemerintah RI Batalkan Pemberangkatan Jemaah Haji 2020


Back to Top