Arab Saudi Mulai Buka Layanan Penerbangan Domestik

gomuslim.co.id - Pandemi virus korona 'hampir melumpuhkan' sektor transportasi global. Namun setelah lockdown selama beberapa bulan, Kerajaan Arab Saudi kini sudah bersiap melayani kembali penerbangan domestik, Ahad (31/5/2020).

Menteri Transportasi Eng. Saleh bin Nasser Al-Jasser mengatakan sekitar 100 penerbangan dijadwalkan lepas landas. Ia menyebut semuanya akan segera kembali normal meskipun ada gangguan beberapa bulan terakhir.

"Pandemi telah hampir melumpuhkan sektor transportasi, kecuali untuk beberapa penerbangan repatriasi yang diperintahkan untuk membawa beberapa warga dari luar negeri dan penerbangan yang membawa beberapa ekspatriat ke negara mereka," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Arab News, Ahad (31/5/2020).

Ia mengungkapkan kerugian ekonomi dan penurunan tajam dalam pergerakan karena krisis COVID-19.

Menteri yang juga menjabat Ketua Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA), ini menyebutkan bahwa kementerian berhubungan erat dengan pihak berwenang lainnya. Termasuk maskapai penerbangan dan GACA, mengenai pembaruan tentang situasi virus corona dan memberikan semua bantuan yang mungkin kepada operator penerbangan.

Menteri didampingi oleh presiden GACA, Abdul-Hadi bin Ahmed Al-Mansouri meninjau langkah-langkah pencegahan untuk menjaga keselamatan orang-orang di semua bandara.

GACA telah meminta semua wisatawan mengikuti tindakan pencegahan dan pencegahan di bandara dan mengikuti pedoman kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Diantaranya seperti membeli penerbangan secara elektronik dan membatasi masuknya bandara hanya untuk penumpang, dengan pengecualian orang yang menemani lansia atau penyandang cacat.

 

Baca juga:

Masjid Nabawi Buka untuk Umum Secara Bertahap Mulai Besok

 

GACA mengharuskan semua pelancong untuk melewati pos pemeriksaan termal sebelum memasuki terminal. Hanya penumpang yang suhunya kurang dari 38 derajat Celcius akan diizinkan di pesawat.

Pihak berwenang juga mendesak semua penumpang untuk mengenakan masker saat memasuki bandara dan selama penerbangan, menekankan bahwa tidak ada yang akan diizinkan naik pesawat tanpa itu.

Ia ingin penumpang menjaga jarak dua meter dari yang lain dan untuk berdiri di atas stiker panduan yang diletakkan di lantai terminal.

Penumpang harus tiba di aula keberangkatan bandara dua jam sebelum waktu keberangkatan penerbangan. Mereka harus mensterilkan tangan mereka ketika memasuki terminal dan dengan aman membuang masker wajah mereka ketika meninggalkan terminal.

Pihak berwenang telah mendorong orang untuk menggunakan metode pembayaran elektronik dan mengatakan bahwa penumpang tidak boleh menyimpan lebih dari satu koper di kabin overhead pesawat.

Mereka telah meminta penumpang untuk melaporkan setiap kasus yang diduga sebagai coronavirus. (jms/arabnews)

 

Baca juga:

Sejumlah Warga Saudi Temukan Hobi Baru Selama Karantina COVID-19


Back to Top