Masya Allah, Kaligrafer Perempuan Ini Tulis Seluruh Ayat Alquran dengan Tinta Emas

gomuslim.co.id - Maryam Kazemi Savadkouhi telah menulis seluruh ayat Alquran dengan gaya kaligrafi naskh menggunakan tinta emas. Muslimah asal Iran ini disebut-sebut sebagai kaligrafer wanita terbaik kedua di dunia Muslim.

Dilansir dari publikasi Iran Font Page, Jumat (29/5/2020), Maryam Kazemi Savadkouhi mengatakan bahwa dia adalah satu-satunya kaligrafer wanita yang telah menulis kitab suci umat Islam dengan tinta emas.

 

Baca juga:

Seniman Asal Azerbaijan Ini Tulis Mushaf Alquran di Kain Sutra

 

Kazemi telah bekerja sekitar satu jam sepanjang waktu untuk mempersiapkan kitab suci ini bertuliskan emas ini. “Ini adalah karya seni berharga yang harus dilestarikan. Kecuali untuk ikatan, yang dilakukan oleh Ali Behdani, seluruh pekerjaan telah saya selesaikan,” katanya.

“Saya merasa saya membutuhkan karya seni yang kekal dalam karier saya. Karena itu, saya sampai pada kesimpulan bahwa saya harus menuliskan sesuatu yang memberi saya ketenangan pikiran. Tulisan Alqur'an sangat penting bagi saya dan saya pikir saya akan melihat dampak ilahi pada kehidupan saya," tambahnya.

Selain bagian sisi Alquran, semua ayat ditulis dengan lem daun emas. Setiap halaman berukuran 50 × 70 sentimeter dicat dengan kunyit. Ini juga memiliki sampul yang sangat unik, yang dilukis dengan gambar bunga dan burung di awal dan akhir.

Kazemi menambahkan bahwa dia memilih gaya kaligrafi naskh karena cukup akrab bagi para pembaca Alquran.

“Untuk menulis karya ini, saya menggunakan sampel Profesor Ahmad Neirizi. Ada 12 baris di setiap halaman, tetapi tidak ada terjemahan. Seperti kebiasaan untuk menulis Alquran, saya menggunakan pena logam untuk membuat semua halamannya seragam dari awal sampai akhir. Saya menggunakan kertas khusus di mana ada penyepuhan yang indah, dan kemudian daun emas diukir pada mereka," tuturnya.

Maryam Kazemi Savadkoohi merupakan seorang seniman berpengalaman di bidang kaligrafi. Dia telah membuat kaligrafi selama 30 tahun terakhir. Bahkan, Maryam telah mengadakan beberapa pameran tunggal kaligrafi dan lukisan klasik.

Tradisi menulis Alquran, terutama oleh wanita Muslim, telah ada sejak awal Islam. Meninjau dari catatan sejarah, beberapa wanita paling terkenal bahkan menulis teks-teks agama. Wanita yang menuliskan Alquran tersebut dimulai dari Siti Khadijah al-Kubra (SA) dan Fatimahtuzzahra (SA). Tradisi itu berlanjut hingga abad pertengahan sejarah Islam dengan Umm Salama hingga saat ini.

 

Baca juga:

Begini Kisah Alquran Berusia 500 Tahun dan Berlapis Emas Milik Pria Asal India

 

Dalam periode sejarah yang berbeda, wanita Iran telah menulis Quran, beberapa di antaranya adalah Zumard Malak, putri Sultan Mahmoud, dan ZiaŹ¾ al-Saltaneh, putri Fat’h Ali Shah.

Namun, tak satu pun dari kaligrafi perempuan ini yang menulis seluruh Alquran. Untuk pertama kalinya pada 1970-an, Fariba Maqsoudi, menuliskan seluruh Quran dalam aksara Nastaliq dalam tiga tahun. Pada tahun 1997, ia menerima plakat penghargaan dari Presiden dan surat penghargaan dari Pemimpin Revolusi Islam di Pameran Internasional Penghafalan dan Pelafalan Alquran. (Mr/Iran Font Page)


Back to Top