Pariwisata Dubai Mulai Bahas Strategi Pasca Pandemi

gomuslim.co.id - Departemen Pariwisata dan Perdagangan Perdagangan Dubai (Dubai Tourism) mengadakan pertemuan virtual dengan mitra penerbangan dan perhotelan utama, Senin (25/5/2020). Pertemuan tersebut membahas strategi saat ini, pasca-pandemi dan inisiatif bersama untuk memastikan industri pariwisata secara bertahap kembali normal.

Pertemuan itu juga membahas upaya global untuk meminimalkan penularan COVID-19 dan tindakan pencegahan yang dilakukan untuk menjaga kesehatan masyarakat di seluruh Uni Emirat Arab (UEA).

Direktur Jenderal Pariwisata Dubai, Helal Saeed Almarri memimpin pertemuan yang dihadiri oleh para eksekutif utama kelompok perhotelan seperti Jumeirah, Grup Perhotelan Emaar, Marriott International, Milenium, Accor, Resor dan Hotel JA, Kerzner Internasional, Hotel Al Habtoor Group , Wasl dan Rotana.  

Hadir pula pelaku usaha di sektor penerbangan seperti Emirates, flydubai dan Bandara Internasional Dubai.

Para mitra diberi penjelasan tentang pendekatan bertahap untuk membuka kembali sektor pariwisata di Dubai. Selain itu, dipaparkan juga terkait komunikasi pemasaran dan kegiatan di seluruh pasar utama untuk memperkuat profil global Dubai yang tinggi, termasuk aktivasi digital #Till We Meet Again yang sedang berlangsung.

Diskusi antara Pariwisata Dubai dan mitra-mitranya difokuskan pada langkah-langkah yang diambil untuk membuka jalan bagi pembukaan kembali hotel dan fasilitas pariwisata lainnya di seluruh kota. Otoritas juga memastikan kepatuhan terhadap pedoman dan kebijakan ketat, memberikan peluang untuk menghidupkan kembali permintaan pasar domestik.

 

Baca juga:

UEA Masuk 10 Negara Terbaik dalam Perawatan Pasien COVID-19

 

Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan persepsi positif dan lingkungan kondusif. Tujuannya menanamkan kepercayaan di antara para pelancong yang berencana untuk mengunjungi Dubai.

“Pertemuan ini juga melihat berbagai langkah pencegahan yang telah dilaksanakan, baik di tingkat kota dan lintas sektor tertentu termasuk pariwisata, yang mewakili titik kontak kritis bagi pengunjung dan penduduk selama mereka menginap,” demikian seperti dilansir dari publikasi Khaleej Times, Selasa (26/5/2020).

Salah satu prioritas utama dari perspektif pemasaran adalah untuk menekankan keselamatan dan keamanan yang diberikan Dubai, dan protokol kesehatan dan keselamatan yang jelas dan ketat. Ini dikeluarkan oleh Otoritas Kesehatan Dubai berdasarkan standar internasional dan praktik terbaik dengan tujuan untuk mencegah penularan.

Pertemuan tersebut juga membahas mekanisme untuk memastikan kepatuhan terhadap pedoman, solusi praktis untuk memindai dan memantau penumpang di Bandara Internasional Dubai dan manajemen pelacakan kontak yang efektif sesuai dengan standar privasi, setelah dimulainya kembali perjalanan udara.

Semua peserta pada pertemuan tersebut menyatakan penghargaan mereka atas cara pemerintah - baik di tingkat Dubai dan UEA – dalam penanganan COVID-19. Termasuk keputusan kebijakan rasional yang memungkinkan manajemen kuat dari krisis kesehatan dan mitigasi dampak ekonomi dengan memungkinkan pembukaan kembali secara bertahap sektor-sektor vital seperti pariwisata.

Eksekutif industri pada pertemuan itu juga sepakat bahwa penundaan Expo 2020 merupakan sikap bijaksana dan diterima dengan baik.

Ini memberikan kesempatan untuk mengadakan acara di lingkungan global yang lebih normal di mana semua negara dapat berpartisipasi aktif. Sehingga menjadikannya Expo yang lebih representatif bagi dunia pada tahun 2021.

Bisnis-bisnis ini juga menegaskan kembali dukungan mereka kepada Dubai Tourism untuk memulai sektor ini dengan pengembangan kolaboratif. Mulai dari program-program promosi dan paket-paket khusus yang disesuaikan dengan mempertimbangkan realitas pasar global saat ini.

Para pemangku kepentingan sepakat bahwa ada sentimen positif seputar Dubai sebagai tujuan utama di sirkuit internasional berkat infrastruktur kesehatan kelas dunia, protokol dan proses yang digunakan selama pengelolaan pandemi ini. (jms/khaleejtimes)

 

Baca juga:

Bantu Warga Terimbas COVID-19, Menara Burj Khalifa Jadi Kotak Sumbangan Tertinggi di Dunia


Back to Top