Satu Keluarga Ini Ucapkan Syahadat Ketika Lockdown COVID-19

gomuslim.co.id – Pandemi COVID-19 yang melanda di seluruh Negara di dunia memberikan dampak besar dalam kehidupan masyarakat. Di Amerika Serikat, satu keluarga menyatakan mantap memeluk Islam ketika terjadi pandemi COVID-19.

Dilansir dari publikasi About Islam, Senin (25/5/2020), keputusan tersebut diambil setelah sang ibu mengucapkan dua kalimat syahadat satu tahun lalu.

Dalam sebuah video yang dibagikan di YouTube, keluarga kecil tersebut terlihat mengucapkan kalimat syahadat yang didampingi ustadz sekaligus dekan di Al Maghrib Institute Shaikh Yasir Qadhi dan Direktur Tarbiyah Ustadz Baajour.

Sang ibu beserta ketiga anaknya yang terdiri dari dua orang perempuan dan satu laki-laki berdiri di depan pintu The East Plano Islamic Center Mosque (EPIC), Texas, Amerika Serikat. Kabarnya anak perempuan termuda berusia 9 tahun dari keluarga tersebut telah mengajak saudara-saudaranya untuk memeluk Islam.

Ini bukan syahadat pertama selama lockdown COVID-19. Pada April 2020, pegulat Austria, Wilhelm Ott, melafalkan syahadat sembari mengamati jarak sosial di rumah akibat pandemi COVID-19.

 

Baca juga:

18 Bulan Belajar Islam, Pria Skotlandia Ini Masuk Islam Tanpa Pernah Bertemu Muslim

 

Wilhelm mengaku bahwa dirinya belajar tentang Islam saat krisis pandemi corona. Dua mengumumkan telah memeluk agama Islam melalui akun Instagramnya.

Willi Ott, yang memilih nama Muslim Khalid, mengatakan bahwa ia tertarik pada Islam sejak lama. Namun, dirinya tak pernah punya kesempatan untuk mempelajari agama Islam lebih dalam.

“Ada kalanya, saya tidak bisa terhubung dengan agama. Dan saya juga membiarkan diri saya dipengaruhi oleh politik,” tulis Khalid di akun Instagram-nya.

Politik Austria sangat bermusuhan dengan minoritas Muslim Austria, mengakibatkan pelarangan niqab dan undang-undang lain yang membatasi kebebasan beragama Muslim di negara tersebut.

Siapa sangka, selama pandemi corona, ia merasakan imannya mulai tumbuh. Lebih lanjut, dirinya mengaku keyakinannya semakin kuat untuk melafalkan kalimat syahadat.

Wilhelm pun resmi menjadi mualaf beberapa hari sebelum awal Ramadhan, di pertengahan April 2020. "Saya bangga menjadi seorang Muslim. Saya memposting syahadat saya karena saya ingin teman-teman dan sekitarnya tahu bahwa saya menjadi Muslim," tulisnya lagi. (jms/aboutislam)

 

Baca juga:

Terpikat Surat Al Kafirun, Mantan Atlet Selancar Australia Ini Pilih Jadi Mualaf


Back to Top