Jamaah Terbatas, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Tetap Gelar Salat Id

gomuslim.co.id – Kerajaan Arab Saudi tetap melaksanaan salat Idul Fitri 1441 H di dua masjid suci yakni Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Namun demikian, pelaksanaan salat Id terbatas untuk jemaah khusus dan mendapat pengawasan ketat dari pihak berwenang.

Pimpinan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdul Rahman Al-Sudais, mengatakan bahwa Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud telah menyetujui pelaksanaan salat Id di dua masjid suci. Adapun pembatasan jumlah jemaah dilakukan karena kedua masjid masih dalam status ditutup demi mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).

Syaikh Sudais menekankan bahwa keputusan ini menunjukkan perhatian Khadimul Haramain untuk tetap menghidupkan syiar agung agama Islam, di tengah pandemi yang melanda seluruh dunia.

"(Salat) Digelar di bawah kepatuhan penuh atas pencegahan dan tindakan kehati-hatian terkait kesehatan. Keputusan ini menunjukkan betapa tertariknya Penjaga Dua Masjid Suci untuk menghidupkan kembali ritual besar,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi Saudi Press Agency (SPA), Ahad (24/5/2020).

Sheikh Sudais menegaskan tak ada satupun masyarakat yang boleh mengikuti aktivitas salat Id ini secara langsung. Suara azan dan takbir tetap akan dikumandangkan melalui pengeras suara, hingga waktu salat tiba.

 

Baca juga:

Ramadan Saat Pandemi, Wahi Hadirkan Pengalaman Realitas Virtual di Masjidil Haram

 

Sebelumnya, pada Jumat (22/5) kemarin, Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Arab Saudi, Syaikh Abdul Latif bin Abdulaziz Al Syaikh, telah merilis pengumuman untuk tidak melaksanakan salat Id di seluruh masjid dan musala di Arab Saudi.

Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan yang terus dilaksanakan untuk mencegah berjangkitnya virus corona (COVID-19).

Di waktu yang sama, Kementerian juga mengeluarkan surat edaran kepada seluruh muazin masjid di Kerajaan Arab Saudi, untuk melakukan takbir pada hari raya Idul Fitri 1441 H.

Takbir tersebut dikumandangkan melalui pengeras suara masjid, dimulai setelah salat Subuh sampai dengan masuknya waktu salat Id.

Keputusan ini merupakan implementasi dari arahan Khadimul Haramain, yang mengizinkan muazin di seluruh masjid di Arab Saudi untuk menggemakan takbir melalui pengeras suara selama Hari Raya Idul Fitri.

Sepanjang bulan Ramadan lalu, pihak pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tetap melaksanakan ibadah salat tarawih, namun tanpa dihadiri jamaah secara umum. (jms/spa/saudinesia)

 

Baca juga:

Saudi Pasang Gerbang Sterilisasi Canggih di Pintu Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

 

 


Back to Top