Aliza Kim, Mantan Model Internasional yang Merasa Terhormat Setelah Masuk Islam

gomuslim.co.id - Perjalanan seorang mualaf dalam menemukan jalan hidayah-nya kerap sarat makna dan penuh hikmah. Seperti yang dialami Aliza Kim. Sebelum berhijrah, dia adalah model internasional, aktris dan pembawa acara TV terkenal.

Model internasional berdarah Thailand-Amerika Serikat ini kini mendapat hidayah dari Allah SWT dan akhirnya memeluk agama Islam. Dia bercerita bagaimana kisahnya yang penuh emosional hingga akhirnya memantapkan diri menjadi seorang muslimah.

Dengan statusnya sebagai model internasional ia selalu menampakkan senyuman dan berusaha menunjukkan dirinya bahagia kepada masyarakat sekitar. Ketika bertatap muka dengan kolega, wanita muda ini tak pernah menunjukkan kemurungan. Dia ingin teman-teman selalu senang ketika bertemu dengannya.

Tapi, senyum dan kebahagiaan Aliza ternyata adalah bentuk kepura-puraan. Senyuman yang selalu ditampakkannya adalah selimut untuk menutupi kegelisahannya tentang bagaimana meraih ketenangan jiwa bersama Sang Ilahi.

 

Baca juga:

Model Playboy Ini Pilih Jadi Mualaf Meski Ditinggalkan Ratusan Ribu Fans

 

“Ini bukan pertama kalinya saya mencari bantuan Tuhan untuk menenangkan diri dan fokus kembali, tetapi entah bagaimana saya benar-benar ingin itu menjadi yang terakhir kalinya,” jelasnya

Selama masa penelitian, penggalian, dan pencarian yang tulus, seorang teman Muslim yang baik bertanya apakah ia pernah belajar sesuatu tentang Islam.

“Memang, saya belum mengenal Islam. Saya tahu sedikit tentang Kekristenan dan sedikit tentang Yudaisme tetapi agama Ibrahim yang ketiga, saya tidak tahu apa-apa tentang itu,” ungkapnya

Ia menemukan dirinya tertarik pada cara Islam menyusun agama menjadi gaya hidup dan bukan hanya unsur kehidupan, dan ia merasa siap menerima cara umat Islam menyembah Tuhan. Lantas kemudian ia memutuskan memeluk Islam dan mempraktikkan nilai-nilai Islam.

Dengan risiko memilih menjadi mualaf, Aliza harus rela kehilangan pekerjaannya sebagai model internasional, karena sejumlah agen memecatnya. Tapi, Aliza tak patah semangat. Dia yakin bahwa Allah SWT akan memberikan rezeki yang lebih banyak dari sumber penghasilan yang berbeda.

Janji Allah itu pun dirasakannya, kini, menjadi sebagai muslim dirinya tak pernah kehabisan pekerjaan. Dalam akun instagram pribadinya @Alizakim, ia kini terlihat sibuk sebagai publik figur, pembicara dan mengisi acara di media elektronik.

Aliza menceritakan pengalamannya menjadi seorang muslimah, “Pengalaman yang sangat emosional dan penuh gairah. Saat melakukan penelitian dan membaca tentang Islam, saya menemukan diri saya. Setiap kata saya baca dengan asik, hingga saya sempat tertidur dan terbangun dengan diri yang baru. Seiring bertambahnya pemahaman saya, saya mulai berubah dalam hati dan juga secara lahiriah.”

 

Baca juga:

Begini Kisah Mantan Ketua Geng Motor yang Masuk Islam di Balik Jeruji Besi

 

“Sebagai contoh, saya sering memakai jilbab, bahkan di luar kelas agama yang saya hadiri, dan proses berpikir saya untuk menganalisis dan mengatasi masalah dalam kehidupan mulai berubah. Juga saat saya lebih mengerti tentang Allah SWT sebagai Perencana Terbaik,” lanjut Aliza.

Aliza juga mengatakan, ia memiliki beberapa ketakutan dalam hal karir, “Apakah lingkungan sosial akan menerima saya ketika itu. Tetapi Allah SWT merawat saya. Setelah menyatakan syahadat, saya terkejut karena jumlah cinta untuk saya semakin tinggi, penerimaan dan dukungan yang dicurahkan oleh lingkungan untuk saya hingga di media sosial begitu fenomenal.”

“Saya juga memiliki banyak tantangan lain yang terjadi, ada beberapa ujian yang sangat sulit dari Allah dalam beberapa tahun pertama menjadi seorang muslimah. Tapi, secara umum saya dapat dengan jujur mengatakan bahwa ini adalah pengalaman yang indah. Saya merasa terhormat untuk menjadi seorang muslimah,” imbuh mantan model itu.

“Perubahan terbesar yang saya rasakan setelah menjadi seorang muslim mungkin adalah ketenangan pikiran melalui perkembangan menjadi seseorang yang tawakal. Bila kita tawakal (kepercayaan penuh pada Allah), kita menyadari bahwa setiap kesulitan juga merupakan berkah bagi kita,” tutupnya. (Mr/merdeka/islampos)


Back to Top