Berkat Pembimbing Haji Bersertifikat, Indeks Kepuasan Layanan Haji di Jabar Meningkat

gomuslim.co.id- Kementerian Agama RI mendapat informasi baru terkait indeks pelayanan penyelenggaraan haji yang mengalami peningkatan. Data ini diambil berdasarkan penelitian BPS.

Hal ini dikarenakan adanya sertifikasi pembimbing manasik haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama di seluruh Indonesia. Adapun informasi tersebut disampaikan langsung oleh Dirjen PHU H Nizar Ali, pada sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat di Asrama Haji Bekasi, baru-baru ini. Kegiatan diikuti oleh 100 orang peserta dan berlangsung selama 10 hari yaitu dimulai dari tanggal 7 sampai 16 Desember 2017. 

Sementara itu, narasumber yang mengisi kegiatan sertifikssi ini tidak hanya berasal dari Kementrian Agama RI, tetapi mengundang juga dari instansi lain yang terkait dengan penyelenggaraan haji seperti pihak Imigrasi, Kementerian Kesehatan, dan dosen dari Fakuktas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Jati.

"Alhamdulillah, jumlah calhaj yang akan diberangkatkan tahun depan, ada kenaikan akibat dari indeks pelayanan haji yang membaik. Tetapi, sayangnya fasilitas yang ada di Mina belum memadai sesuai dengan jumlah jemaah. Mudah-mudahan ini menjadi bahan evaluasi pemerintah Arab untuk menambah fasilitas," ujar Nizar.

Dia berharap, agar kegiatan ini dapat diikuti dengan baik dan serius serta semua peserta tidak ada yang tidak mengikuti materi. Kemdati demikian, semua peserta dapat lulus dengan predikat baik.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat HA Buchori mengatakan bahwa sertifikasi pembimbing manasik haji yang diselenggarakan oleh Kemenag Provinsi Jawa Barat sudah menghasilkan 716 pembimbing haji yang sudah memiliki sertifikasi. Jumlah itu, diperkirakan sudah hampir seperempat dari target Menteri Agama RI.

“Diharapkan dengan adanya sertifikasi pembimbing haji ini maka dapat meningkatkan mutu dan kualitas petugas haji sehingga pelayanan penyelenggaraan haji menjadi lebih baik dan mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat,” pungkas Buchori. (nat/dbs/foto:merdeka)

 


Back to Top