Bukan Biro Jodoh Biasa, Komunitas Dukung Sahabat Menikah Edukasi Pemuda dengan Nilai-Nilai Agama 

gomuslim.co.id – Seorang pemuda asal Bogor, Shahrial Junaedy membuat komunitas unik. Namanya Komunitas Dukung Sahabat Menikah (KDSM). Komunitas ini berawal dari keinginan Shahrial untuk membantu sesama muslim yang hendak menyempurnakan separuh agamanya dengan menikah.

Terbentuk sejak 18 Maret 2017 silam, KDSM menjadi wadah bagi kaum muda yang ingin menimba ilmu tentang pernikahan dan berbagi pengalaman seputar pernikahan sesuai syariat Islam. Pada tahun 2018, KDSM resmi menjadi Yayasan Komunitas Dukung Sahabat Menikah (YKDSM)

Sang Founder, Shahrial Junaedy mengatakan, YKDSM bergerak di bidang pendidikan sosial agama. Menurutnya, menuju pintu pernikahan membutuhkan ilmu dan pembimbingan. Karena itu, YKDSM hadir sebagai salah satu media berilmu, berguru, berbagi dan saling menginspirasi.

Ia menyebut, bukan hanyak pra nikah, pasca nikah atau pasca cerai, para orang tua juga membutuhkan ilmu. Ini agar pernikahan yang ditempuh bisa menghadirkan kebahagiaan di dunia dan akhirat, dan keturunan yang ada menjadi penerus kebaikan para orangtua.

“YKDSM berbeda dengan biro jodoh biasa, kami hadir dengan edukasi agar nilai-nilai agama menjadi poin penting dalam pernikahan. Beragam kegiatan diadakan untuk mempersiapkan diri yang terbaik dan menjadikan rumah tangga yang memberikan keberkahan bagi yang lainnya. Tidak hanya sekadar membantu menikahkan semata,” ujar Shahrial.

Pria kelahiran 26 Januari ini menjelaskan, YKDSM memiliki visi misi yang mengedepankan kegiatan keilmuan dalam membangun rumah tangga atau keluarga yang islami.

“Visi KDSM adalah menjadikan semangat berilmu, berguru, berbagi dan menginspirasi dalam membangun keluarga yang islami. Sedangkan untuk Misi-nya ialah menyajikan beragam kegiatan keilmuan dan sosial kemasyarakatan bagi umat Islam,” ungkapnya.

Ical, sapaan akrabnya, mengungkapkan, sejak dibentuknya YKDSM, komunitas tersebut mendapat respon yang sangat positif dari banyak pihak dan sahabat-sahabat. Khususnya para pemuda pemudi yang ingin atau hendak menikah.

YKSDM sendiri, lanjutnya, sebagian besar beranggotakan pemuda pemudi muslim dari berbagai wilayah di Jabodetabek dan memiliki tagline “Berilmu, Berguru, Berbagi Inspirasi.”

“YKDSM juga memiliki sebuah target, yakni menjadi tempat belajar ilmu nikah terlengkap dan diminati serta membantu sebanyak mungkin sahabat yang single untuk bisa menemukan jodoh terbaiknya dan terus berilmu setelah menikah,” papar Ical.

Ia mengungkapkan, ada bebrapa pemikiran awal terkait pembentukan KDSM. Pertama, ia melihat banyaknya teman-teman yang istiqomah mengikuti pengajian di sejumlah tempat di Jakarta tapi belum bertemu jodohnya.

“Nah, yang kedua saya melihat, ini bisa menjadi tempat yang bukan hanya memberikan motivasi teman-teman untuk menikah, tapi kita juga bisa saling belajar tentang hukum yang berkaitan dengan ilmu pernikahan. Karena saya melihat masih jarang sekali kajian-kajian yang mengupas secara terus menerus tentang ilmu nikah, mulai dari pra nikah hingga menikah,” paparnya.

Sejauh ini, YKDSM memiliki sekitar 1200 anggota yang tersebar di seluruh tanah air. Mereka terdiri dari pemuda pemudi yang belum menikah, yang sudah menikah, duda, janda, dan para orang tua. Para anggota pun tidak terikat dan KDSM terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung.

Selain itu, bagi para anggota yang bergabung di KDSM, nantinya akan bisa sharing ilmu. Menurut Ical, hal tersebut bisa saling menambah kebaikan bagi sesama. Anggota yang belum menikah dan butuh persiapan ilmu nantinya akan dibantu melalui agenda-agenda KDSM.

“Untuk kegiatan-kegiatan di KDSM sendiri meliputi kajian seputar pernikahan, kelas ilmu nikah, sharing ilmu, dan kegiatan sosial. Kita juga aktif di media sosial untuk mensosialisasikan tentang kegiatan KDSM dan info-info seputar pernikahan,” pungkas Ical. (mga)

 

Baca juga:

Tebar Kebaikan Lewat Nasbung, ‘Komunitas Berbagi Nasi Kota Bekasi’ Ajak Pemuda Peduli Sesama


Back to Top