Tebar Kebaikan Lewat Nasbung, ‘Komunitas Berbagi Nasi Kota Bekasi’ Ajak Pemuda Peduli Sesama

gomuslim.co.id – Ada banyak cara untuk bisa melakukan kebaikan dan membantu sesama. Di Kota Bekasi, sejumlah anak muda berinisiatif membentuk sebuah komunitas berbasis kemanusiaan guna membantu kelompok masyarakat rentan. Namanya Komunitas Berbagi Nasi (Bernas). 

Mereka aktif dan rutin menebar kebaikan hanya lewat nasi bungkus (nasbung). Komunitas ini berbagi nasbung kepada kelompok rentan seperti pengemis, tunawisma, pemulung, dan anak jalanan agar mereka bisa tetap menikmati makanan layak.

Terbentuk sejak 1 November 2013, Komunitas Bernas terinisiasi dari kaum muda yang sadar bahwa masih banyak saudara-saudara, khususnya kaum rentan yang kesulitan meski hanya untuk sekadar makan.

“Karena banyak saudara kita yang masih susah mendapatkan makan teratur. Sedangkan kita ingin berbagi, tapi kebanyakan dari kita gak tahu harus mulai dari mana. Karena gak semua orang punya uang untuk berbagi, atau gak punya waktu. Atau gak punya dua-duanya tapi punya semangat,” ujar Koordinator Komunitas Bernas, Oim kepada gomuslim, Sabtu (9/5/2020).

Oim menjelaskan, Komunitas Bernas merupakan sebuah organisasi tanpa bentuk dan background khusus. Komunitas ini juga tidak terikat dan terbuka bagi siapa saja yang memiliki niat baik untuk berbagai. Tetapi, mereka memiliki ide, harapan, dan semangat untuk membantu dan berbagi kepada sesama.

“Komunitas Bernas memiliki ingin arah dan tujuan kami terbentuk. Visi misi kami adalah membubarkan gerakan berbagi nasi Bekasi, artinya gak ada target (yang beri nasi) sudah tidak ada lagi. Dalam arti sudah sejahtera semua walapun itu agak mustahil tapi kami berusaha,” jelasnya.

Komunitas Bernas, lanjut Oim, sejauh ini fokus memberikan atau menebarkan nasbung kepada para kelompok rentan yang ada di wilayah Kota Bekasi. Biasanya, mereka rutin melakukan aksi berbagi nasi setiap hari Sabtu, pukul 20.00 malam.

“Sebelum kita mulai membagikan nasi bungkus, kita (para anggota) akan kumpul dulu di area Alun-alun Kota Bekasi untuk sekedar briefing singkat agar teman-teman lebih jelas dan teratur dalam pembagian nasi. Selanjutnya, baru kita akan menuju titik-titik tempat pembagian nasi yang memang di titik itu banyak terdapat kelompok rentan,” papar Oim.

Lebih lanjut, Oim menjelaskan, sampai sekarang Komunitas Bernas tidak memiliki donatur tetap. Dana untuk penyediaan nasbung pun murni dari urunan para anggota komunitas atau teman-teman lain yang mau berdonasi melalui Komunitas Bernas.

“Sejauh ini kita tidak ada donatur tetap. Karena pertama-tama kita patungan dan mengajak teman-teman yang mau berdonasi. Ada sebagian dari kita yang mungkin mau turut aksi tapi tidak ada waktu, jadi mereka berdonasi baik itu berupa uang untuk kemudian kita belikan nasbung, atau berdonasi langsung dalam bentuk nasbung.”

Komunitas Bernas sendiri, kata Oim, sudah terbentuk dan eksis hampir di setiap kota besar di Indonesia dengan basis kaum muda yang bersatu dan peduli terhadap sesama. Komunitas Bernas bermula dari wilayah Bandung yang kemudian menginspirasi kaum muda Kota Bekasi untuk turut membentuk Komunitas Bernas di Kota Bekasi.

Ia berharap, Komunitas Bernas, khususnya di wilayah Kota Bekasi bisa tetap eksis dan konsisten untuk terus menebar kebaikan kepada sesama meski hanya sekadar lewat nasbung agar mereka, kaum rentan, tidak harus merasakan kelaparan. (mga)

 

Baca juga:

Komunitas Xbank Indonesia Ajak Masyarakat Sadar Haramnya Riba


Back to Top