:
:
Hikmah
Keuntungan Rabi'ah bin Ka'ab Dunia dan Akhirat

gomuslim.co.id - Rabi'ah bin Ka'ab adalah seorang pemuda miskin, tidak memiliki keluarga, harta dan tempat tinggal. Ia menetap di Shuffatul Masjid (emper masjid).

Pertama kali berjumpa dengan Rasulullah SAW, ia langsung jatuh cinta dan menyerahkan seluruh jiwa raganya menjadi pendamping beliau. Kemana pun beliau pergi, Rabi'ah selalu berada di sampingnya.

Rabi'ah melayani segala keperluan Rasulullah SAW sepanjang hari hingga habis waktu Isya' yang terakhir. Bahkan lebih dari itu, ketika Rasulullah SAW hendak berangkat tidur, tak jarang Rabi'ah mendekam berjaga di depan pintu rumah beliau.

Baca Juga: 

Kisah Orang Saleh yang Berhenti Baca Salawat Nabi

Di tengah malam, ketika Nabi bangun untuk melaksanakan salat, seringkali ia mendengar beliau membaca Al-Fatihah dan ayat-ayat Alquran.

Pada suatu hari Rasulullah SAW memanggilnya seraya berkata, "Wahai Rabi'ah bin Ka'ab, katakanlah permintaanmu, nanti kupenuhi!"

Dalam hati, Rabi'ah ingin meminta kekayaan dunia agar terbebas dari kefakiran. Ia ingin punya harta, istri, dan anak seperti para sahabat yang lain. Namun, hati kecilnya berkata, "Celaka engkau, wahai Rabi'ah bin Ka'ab! Kekayaan dunia akan lenyap. Mengapa engkau tidak meminta kepada Rasulullah agar mendoakan kepada Allah kebajikan akhirat untukmu?"

Hatinya mantap dan merasa lega dengan permintaan seperti itu. Kemudian ia datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, "Wahai Rasulullah, saya mohon agar engkau mendoakan kepada Allah agar menjadi temanmu di surga."

Agak lama juga Rasulullah SAW terdiam. Sesudah itu barulah beliau berkata, "Apakah tidak ada lagi permintaamu yang lain?"

"Tidak, ya Rasulullah. Tidak ada lagi permintaan yang melebihi permintaanku," jawab Rabi’ah mantap.

Baca Juga: 

Kisah Khansa binti Amr, Sang Penyair Kebanggaan Rasulullah

"Kalau begitu, bantulah aku dengan dirimu sendiri. Perbanyaklah sujud," kata Rasulullah SAW.

Sejak itu, Rabi'ah bersungguh-sungguh beribadah, agar mendapatkan keuntungan menemani Rasulullah SAW di surga, sebagaimana keuntungannya melayani beliau di dunia. (Wan/ACT Lampung)

Responsive image
Other Article