Rayuan Allah SWT Agar Nabi Ibrahim AS Mau Dicabut Nyawa

gomuslim.co.id – Dikisahkan bahwa Allah SWT harus merayu Nabi Ibrahim AS agar mau dicabut nyawanya oleh Malaikat Izrail.

Suatu hari, Nabi Ibrahim sedang duduk di teras rumahnya. Tiba-tiba datanglah seorang laki-laki tua dengan wajah yang lusuh sambil bersandar di tongkatnya.

Kemudian Nabi Ibrahim mempersilakan laki-laki itu masuk ke dalam rumah dan menjamunya dengan makanan.

Ternyata laki-laki tua itu adalah malaikat pencabut nyawa, Izrail. Ketika tamu Ibrahim tersebut sedang menyantap hidangan yang telah disuguhkan, tiba-tiba makanan itu berjatuhan. Kemudian Ibrahim pun bertanya kepada tamunya itu, “Apa yang terjadi dan menimpamu?.”

Lalu laki-laki itu menjawab, “Usiaku sudah tua 201 tahun".

Nabi Ibrahim pun terheran-heran karena usia tamunya ini tidak jauh berbeda dengannya. Kala itu usia Ibrahim adalah 200 tahun.

Satu tahun kemudian, jelmaan Izrail itu datang lagi, tapi kali ini dengan penampilan lain, wajahnya menjadi tampan, bukan tua, dan lusuh seperti sebelumnya.

"Ternyata Nabi Ibrahim tahu kalau itu malaikat maut, walau penampilannya sangatlah baik," ucap Ainul.

Sebelum malaikat maut mencabut nyawanya, Ibrahim berkata kepadanya, "Hai malaikat maut, apakah kamu pernah tahu ada seorang kekasih yang tega mencabut nyawa orang yang dicintainya?”

Malaikat maut kemudian naik ke langit untuk melaporkan kepada Allah bahwa kekasihnya ini protes. Allah berkata, "Katakanlah kepada kekasih-Ku, apakah seorang kekasih tidak suka bertemu dengan orang yang dicintainya?"

Kemudian Izrail kembali kepada Ibrahim. Ia menyampaikan apa yang dikatakan Tuhannya. Mendengar jawaban Allah, Ibrahim berkata kepada dirinya, "Tenanglah diriku untuk saat ini.”

Tak lama malaikat maut pun mencabut nyawa Ibrahim.

Nabi Ibrahim kemudian dimakamkan di Perkebunan Hairun, karena sebelum ia meninggal telah berwasiat menginginkan jenazahnya dikuburkan di tempat tersebut. (mga)

Sumber : Instagram @muhammad_khalik_99


Back to Top