Kisah Nabi Uzair, Dimatikan Allah SWT Selama 100 Tahun dan Dihidupkan Kembali

gomuslim.co.id – Alkisah, suatu hari, Nabi Uzair singgah di sebuah desa yang telah hancur dan musnah penduduknya beberapa tahun silam.
Di reruntuhan desa itu, hanya terdapat tulang-belulang.

Nabi Uzair AS keheranan saat melihat belulang tersebut dan berkata, “Bagaimanakah caranya Allah SWT menghidupkan kembali tulang belulang yang telah hancur ini?”

Untuk menjawab pertanyaan Nabi Uzair itu, Allah SWT kemudian mematikan Nabi Uzair dan keledainya selama seratus tahun.

Setelah seratus tahun, Allah SWT menghidupkan kembali Nabi Uzair.

Kemudian, datang malaikat berwujud manusia, “Engkau telah berada di sini selama seratus tahun.”

Nabi Uzair pun menoleh ke arah keledainya yang telah berubah menjadi tulang-belulang. Namun anehnya, roti dan buah anggurnya tidak berubah.

Kembali malaikat itu berkata, “Perhatikan belulang keledaimu ini dan saksikanlah apa yang akan Allah SWT lakukan terhadapnya.”

Nabi Uzair melihat belulang itu bergerak dan saling menyambung kembali. 

Tak lama kemudian, keledai itu pun kembali hidup seperti sediakala.

“Lihatlah, anggurmu yang tidak rusak sama sekali. Dan saksikanlah kekuasaan Allah! Ketahuilah, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu,” ujar Malaikat.

Perlu diketahui bahwa Nabi Uzair AS adalah seorang lelaki yang amat sholeh dan paham pada kitab Taurat. Ia dikatakan memahami setiap isi kandungan Taurat.

Beliau pun menjadi rujukan setiap masyarakat Yahudi pada zaman itu. Nama Uzair Allah sebutkan dalam Alquran ketika Allah menceritakan klaim orang Yahudi yang menyatakan bahwa Uzair anak Allah – maha suci Allah dari perkataan mereka.

“Orang-orang Yahudi berkata: ‘Uzair itu putera Allah’ dan orang-orang Nasrani berkata, ‘Al Masih itu putera Allah’. Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu.” (QS. at-Taubah: 30). (mga)

Sumber Instagram : @muhammad_khalil_99


Back to Top