Langit dan Bumi Pun Menangis di Akhir Bulan Ramadan

gomuslim.co.id – Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Jabir RA dari Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, ketika datang akhir malam bulan Ramadan, langit-langit dan bumi, para malaikat menangis karena merupakan musibah bagi umat Nabi Muhammad SAW.

Dikatakan, “Wahai Rasulullah, musibah yang mana?

Rasulullah menjawab, “Lenyaplah bulan Ramadan karena sesungguhnya doa-doa di bulan Ramadan dikabulkan dan sedekah diterima, kebaikan dilipat gandakan, dan azab ditolak.”

Ditinggalkan bulan Ramadan berarti ditinggalkan kesemapatan dan peluang untuk memperoleh pahala yang berlipat. Berakhirnya bulan suci Ramadan juga berakhirnya manusia memperoleh kesempatan mendapat pahala yang berlipat ganda.

Selesainya bulan Ramadan berarti juga peluang untuk mendapatkan pahala dilipatgandakan 1000 (seribu) bulan menjadi selesai juga.

Manusia patut menangisi berakhirnya bulan Ramadan, karena manusia kehilangan segalanya untuk memperoleh tiket masuk surga. Maka dari itu kita semua harus selalu memohon seraya berdoa dengan doa :

Allahumma thowwil umurona, watsabbit imaanana, maahsin akhlaqona, wawasi’ arzaqona, wailal khoiri qorribna, wa’anissari ab’idzna,”

Yang artinya: “Ya Allah berikanlah kami umur panjang yang barokah, berikanlah kekuatan badan kami, berikanlah keindahan akhlak dan perilaku kami, lapangkanlah rizki kami, dekatkanlah kami kepada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kemaksiatan.”

Kemudian, dilanjutkan dengan doa:

Ja’alanallahu waiyyakum minal ‘aidin wal faizin, wal maqbuliin. Kullu am wa antum bi khoirin,”

Yang artinya, “Ya Allah jadikanlah kami semua dalam situasi yang bersih dari dosa dan kesalahan, berikanlah kami kekuatan untuk memenangkan jihad melawan nafsu, kabulkanlah semua doa-doa kami, berikanlah kemudahan dan kebaikan sepanjang tahun ini. Aamiin.

Semoga kita semua bisa ketemu lagi bulan suci Ramadan di tahun depan. Aamin ya Robbal alamin. (mga)

Sumber : Instagram @muhammad_khalil_99


Back to Top